Peringatan HUT RI

17 10 2008

Hummm, pembaca semua tentu ingin melihat kegiatan apa saja yang dilakukan masyarakat Kota Subulussalam. Nah, admin punya sedikit dokumentasi tentang peringatan 17 Agustus tahun 2008 kemarin. Dokumentasi yang disajikan penulis belum tentu bisa mewakili seluruh rangkain acara selama peringatan 17 Agustus-an tersebut. Namun, didalam pikiran penulis daripada Foto-foto ini hanya disimpan di dalam komputer, alangkah lebih baik agar dimasukkan di dalam situs ini untuk memberikan kepuasan pembaca serta menambah objek yang diberitakan penulis.

Upacara Peringatan 17 Agustus

Upacara ini dilaksanakan di Lapangan Beringin (Alun-Alun) Kota Subulussalam, pada tanggal 17 Agustus 2008. Upacara ini langsung di pimpin Pj. Walikota Subulussalam Drs. H. Martin Desky, MM. Lapangan Beringin Subulussalam pada saat upacara dihadiri unsur Muspida Kota Subulussalam dan masyarakat Kota Subulussalam itu sendiri.

Detik-detik pengibaran Bendera Merah Putih

Para Paskibra (Pasukan Kibar Bendera) pada upacara ini adalah siswa-siswi dari gabungan seluruh SMU (Sekolah Menengah Umum) yang ada di Kota Subulussalam. Para Paskibra ini telah di didik dan di godok selama (lebih kurang Lima Belas Hari) agar menghasilkan pengibaran bendera Merah Putih yang khidmat dan sukses. Penulis melihat sendiri bagaimana mereka berlatih dan melakukan gladi resik. Dan siswi yang beruntung membawa bendera Merah Putih adalah Nola Suci Aprilia. Ops, siswi yang membawa bendera Merah Putih itu, cantik ya..?(hehe..maaf penulis malah mikirin itu). Subulussalam memang terkenal dengan wanita-wanita nya yang cantik dan soleha. Dan juga Laki-laki nya yang tampan dan baik hati.

Dari acara peringatan 17 Agustus tersebut, penulis masih menyimpan rasa keprihatinan yang mendalam terhadap keadaan bangsa yang kita cintai ini. Bangsa ini terpuruk dalam kemiskinan yang semakin meluas, pengangguran bertambah dan disertai globalisasi oleh asing yang “memaksa” kita untuk mengikuti budaya dan pola kehidupan mereka. Bangsa Indonesia ini, butuh pemimpin yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia. Dan juga khususnya Kota Subulussalam mesti berkembang dengan adanya otonomi khusus yang dapat memajukan Kota Subulussalam. Namun, hal itu bukanlah espektasi yang berlebihan apabila para jajaran pemerintahan dan masyarakat Kota Subulussalam bersama-sama menanamkan di hati masing-masing seperti motto Kota Subulussalam yaitu “SADA KATA”.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: