Pilkada Subulussalam : Pemilih Putaran Kedua Bertambah

8 12 2008

SUBULUSSALAM – Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Subulussalam putaran kedua yang diikuti dua pasangan akan digelar Senin (15/12) mendatang. Berdasarkan data pemilih tetap (DPT) yang diperoleh dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat, jumlah pemilih untuk putaran kedua ini meningkat hingga ratusan orang dibanding dengan putaran pertama yang pemilihnya berjumlah 36.730 orang.

Anggota KIP Subulussalam, Syarqawi yang ditanyai Serambi, Jumat (15/12) di kantornya mengatakan, penambahan jumlah pemilih itu terjadi karena masih ada pemilih yang tidak terdaftar pada putaran pertama atau baru memasuki usia pemilih. Namun, menurutnya, pengurangan jumlah pemilih juga terjadi antara lain karena ada pemilih yang meninggal, tak dikenal atau pindah alamat.

Sesuai rekapitulasi DPT, sebut Syarqawi, jumlah pemilih Subulussalam untuk putaran kedua mencapai 37.555 orang atau bertambah 825 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 18.802 pemilih laki-laki dan 18.753 pemilih, serta 6.038 orang lainnya merupakan pemilih pemula.

Tanpa Pemantau

Ia juga mengatakan, hingga sepekan menjelang pencoblosan, belum satu pun lembaga yang mendaftarkan sebagai pemantau independen. Padahal, pihak KIP diakui telah membuka kesempatan tersebut bagi para pekerja LSM atau ormas yang ingin menjadi pemantau di pilkada itu. “Belum ada lembaga pemantau yang mendaftar,” kata Syarqawi seraya menjelaskan pihaknya tak menyediakan dana bagi pemantau.

Menyangkut situasi keamanan di Kota Subulussalam menjelang pelaksanaan pilkada putaran II itu, hingga kini masih aman dan terkendali. Kendati demikian, Kapolres Aceh Singkil AKBP, Arief Pujianto mengimbau kepada kedua pasangan calon untuk bersaing secara sehat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan tetap komit memelihara keamanan untuk tidak memprovokasi atau melakukan tindakan anarkis. “Siapa pun yang mencoba memperkeruh situasi pilkada Subulussalam putaran kedua ini akan berhadapan dengan aparat keamanan. Jadi, bersainglah secara fair,” imbau Kapolres Arief seraya menegaskan sebagai anggota polri pihaknya akan netral.

Politik uang

Di sisi lain, sejumlah kalangan berharap pilkada Subulussalam putaran kedua itu akan berlangsung jujur tanpa ada politik uang (money politik). Hal ini disampaikan warga mengingat ketatnya persaingan dua kandidat yang bertarung pada pemilihan itu. Karenanya, aparat terkait terutama pengawas pilkada (Panwaslu) diminta bertindak lebih cekatan dan tidak menutupi pelaggaran yang terjadi. Panwaslu pun diminta netral terhadap kedua kandidat yang bersaing.

Pemilihan Wali Kota Subulussalam tahap kedua diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut satu yaitu Merah Sakti-Affan Alfian Bintang (Sabit) yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan pasangan nomor urut lima yaitu Asmauddin-Salmaza (Assalam) yang didukung PPP, PBR dan Demokrat.

Sumber : http://www.serambinews.com


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: