Pilkada Kota Subulussalam : Saksi Beberkan Pelanggaran

8 01 2009

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan sengketa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Walikota/Wakil Walikota Subulussalam, Propinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), dengan agenda mendengar jawaban Termohon, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam serta mendengar keterangan dari saksi-saksi yang diajukan Pemohon, pasangan H. Asmauddin dan Drs. Salmaza, Selasa (6/1), di ruang sidang MK.

Dalam sidang ini, Pemohon mengajukan 13 orang saksi serta bukti-bukti tertulis yang mendukung temuan kecurangan. Fitriani, salah seorang saksi, menyatakan dirinya mendapat tawaran dari anggota Tim Sukses pasangan Merah Sakti dan Affan Alfian (pemenang versi KPU) untuk melakukan pencoblosan lagi, “dengan imbalan sebesar 30 ribu rupiah,” katanya.

Selain Fitriani, kedua belas saksi lainnya juga memberikan keterangan tentang beberapa tindakan kecurangan lain, seperti temuan adanya pemilih di bawah umur hingga kesaksian tentang adanya kotak suara yang tidak tersegel. Rencananya, pada sidang selanjutnya, Pemohon masih akan menghadirkan beberapa orang saksi lagi.

Setelah mendengarkan keterangan para saksi dan mengesahkan bukti-bukti tertulis, Majelis Panel Hakim memutuskan melanjutkan persidangan pada Rabu (7/1) untuk kembali mendengarkan keterangan saksi-saksi baik dari pihak Pemohon maupun Termohon. (Nina Afrianti)

sidang-pilkada

sumber : http://www.mahkamahkonstitusi.go.id


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: