Sidang Sengketa Pilkada Kota Subulussalam

8 01 2009

KIP BANTAH MELAKUKAN PENGGELEMBUNGAN SUARA

JAKARTA – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam membantah adanya pemilih ganda dan penggelembungan suara sebanyak 873 suara pada pilkada Subulussaam putaran kedua yang berlangsung 15 Desember 2008 silam.

Bantahan tersebut diutarakan Tim Kuasa Hukum KIP Subulussalam, terdiri dari Zaini Djalil SH, Ikhwaluddin Simatupang SH Mhum, Hardiningtyas SH, AdiMansar SH Mhum, dalam sidang lanjutan sengketa Pilkada Subulussalam di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (6/1). “Pendaftaran pemilih dilakukan berdasarkan data kependudukan yang diserahkan oleh Pemerintah Kota Subulussalam dalam hal ini dilakukan oleh Pemohon yaitu H. Asmauddin, SE dan Drs. Salmaza selaku Pj Walikota Subulussalam dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Subulussalam,” ujar Ikhwaluddin.

Hal iu disampaikan Ikhwaluddin saat membacakan jawaban KIP Subulussalam atas permohonan keberatan dan pembatalan hasil Penghitungan suara putaran kedua, yang diajukan pasangan calon walikota/wakil walikota H. Asmauddin-Salmaza aau Assalam. “Apabila terdapat pemilih ganda maka sangat mungkin hal tersebut dilakukan oleh pemohon itu sendiri, sesuai kapasitas masing-masing,” sambung Ikhwaluddin Simatupang.

Mengenai kotak suara yang tiak bersegel menyebabkan terjadinya manipulasi suara seperiyang idalilkan pemohon, menuru Kuasa Hukum KIP, juga iak benar dan mengada-ngada. Hal ini dibukikan dengan pernyataan Ketua KPPS bahwa KPPS membawa dan menyerahkan kotak suara dalam keadaan bersegel yang berisi surat suara dan penyegelan isaksikan oleh masing-masing saksi pasangan calon. “Manipulasi suara tidak pernah terjai karena hasil penghiungan suara yang ilakukan oleh KPPS-KPPS sama dengan hasil rekapiulasi yang ilakukan oleh PPK, “ kata dia.

Dalam persidangan hari kedua, Kuasa Hukum KIP Subulussalam juga menyatakan rapa pleno penetapan pasangan calon walikota/wakil walikota berlangsung tertuup tanpa mengundang saksi dari pasangan pemohon, adalah upaya dari pemohon untku mencari-cari kesalahan. “Rapa Pleno sudah dilakukan secara terbuka sesuai qanun dan Kepuusan KP Subulussalam No 43 Tahun 2008,”tukas Ikhwaludin.

Selain mendengarkan jawaban KIP Subulussalam, sidang gugatan Pilkada yang dipimpin Hakim Ketua Maruara Siahaan dengna anggota A Shodiki dan M Alim, iu juga mendengar keterangan 13 saksi yang diajukan pasangan Assalam. Sidang yang berlangsung hingga malam itu, disaksikan sejumlah pengunjung yang berasal dari Subulussalam.

Putaran kedua Pilkada Subulussalam yang berlangsung 15 Desember lalau empertarungkan pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Merah Saki, SH dan H.Affan Alfian, SE dengan H. Asmauddin, SE dan Drs. Salmaza.

Rekapitulasi hasil penghitungan suara yang dikeluarkan KIP Subulussalam menyatakan pasangan Merah Sakti-Affan Alfian meraih 14.922 suara sementara pasangan Asmauddin-Salmaza meraih 14.729, terpau 193 suara atau 0,34%. Suara sah 29.651 dan suara tidak sah 634 suara. KIP Subulussalam menetapkan pemenang Pilkada Subulussalam adalah pasangan Merah Saki dan Affan Alfian.

Sumber : Serambinews.com


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: