Survey KPK : Praktek Suap di Daerah Masih Tinggi

4 02 2009

Dalam survei integritas layanan publik yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sedikitnya ada 12 kota/kabupaten yang unit layanannya masih rawan korupsi. Hal ini dilandasi oleh tingkat praktek suap yang masih tinggi. “47 Persen responden mengakui memberikan imbalan pada saat awal. Umumnya praktik suap terjadi karena inisiatif dari kedua pihak (pemberi dan penerima layanan),” ujar Wakil Ketua KPK M Jasin di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (4/2/2009).

Survei ini dilakukan di 52 kabupaten/kota di 20 provinsi dengan melibatkan jumlah responden sebanyak 6.240 orang. Survei ini dilakukan selama tahun 2008. “45 Persen responden di daerah menyatakan bahwa pemberian gratifikasi (imbalan) merupakan hal yang wajar dalam rangka mendapatkan pelayanan,” tambah Jasin. Para petugas pelayanan publik juga masih dinilai berperilaku koruptif. Sedikitnya ada 36 persen responden yang menyatakan adanya perbedaan perlakuan dalam mendapatkan pelayanan.

Dari hasil survei ada 12 kabupaten/kota yang masih rendah integritasnya dalam pelayanan publik. Menurut Jasin, Kota Bandung menduduki peringkat pertama. “Selanjutnya Kota Tangerang, Kota Malang, Kota Pontianak, Kota Tanjung Pinang, Kota Palangkaraya, Kota Manado, Kab Bandung, Kab Sumenep, Kab Sambas, Kab Kota Baru, dan Kab Kutai Kertanegara,” jelasnya.

Sedangkan kabupaten/kota yang memiliki integritas tertinggi adalah Kota Gorontalo, Kab Magelang, Kota Balikpapan, Kab Jembrana dan Kota Yogyakarta. Kemudian diikuti oleh Kab Barito Utara, Kab Kudus, Kab Kapuas, Kab Barito Kuala, dan Kab Probolinggo. Jasin juga menambahkan, hasil survei ini menjadi peringatan awal kepada pemerintah kabupaten/kota. Monitoring akan terus dilakukan hingga adanya perbaikan dan peningkatan kualitas layanan publik.

Sumber : http://www.detik.com

******

Bagaimana dengan Kota Subulussalam? Admin tidak tahu betul mengenai integritas layanan publik di Kota Subulussalam. Namun, sebagaimana keinginan pembaca semua, admin juga berharap praktek suap dalam birokrasi di Kota Subulussalam mudah-mudahan tidak terjadi. Kalaupun ada, kita sangat mengharapkan dikikis habis dan mengakomodir kebenaran sehingga mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Dengan adanya survey yang dilakukan KPK ke daerah-daerah tersebut, dapat meminimalisir praktek negatif yang dapat menghancurkan pengembangan daerah tersebut. Bagaimana persepsi anda selaku pembaca (dan masyarakat Kota Subulussalam)?


Actions

Information

2 responses

8 02 2009
toto

masihhhhhhh banyak,,,,,,,……….korupsi di subulussalam juga tuh coba di cek pak.!!!!!!!!!! dan kayaknya perlu sosialisasi dulu lah.. kayaknya belum pernah ada sosialisasi kkn .. ato pejabatnya takut kali ya,.. masyarakatnya pinter2

10 02 2009
khairum

mantap………….. yg sperti itu yang harus ditunjukkan kpd masyarakat…………..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: