11 Daerah Belum Sahkan APBK tahun 2009

8 02 2009

BANDA ACEH – Sebanyak 11 dari 23 kabupaten/kota di Aceh, hingga minggu pertama Februari 2009, dilaporkan belum menyetujui atau mengesahkan APBK 2009. Ke-11 kabupaten/kota dimaksud adalah Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Kota Subulussalam, Kota Langsa, Aceh Selatan, dan Aceh Jaya.

Demikian dikatakan, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh (PKKA), T M Lizam melalui Kabid Pembinaan dan Evaluasi Anggaran Dinas PKKA, M Nasir Abdullah SE kepada Serambi, di ruang kerjanya, Kamis (5/2).

Nasir mengatakan, berdasarkan pasal 186 UU Nomor 32 tahun 2007 tentang Pemerintahan Daerah dan UUPA, kabupaten/kota harus menyerahkan dokumen APBK yang telah disetujui DPRK kepada Pemerintah Provinsi untuk dievaluasi penggunaan keuangan dan programnya, agar bisa ditetapkan sebagai Qanun APBK 2009.

Dalam pasal 186 ayat 1 dijelaskan, rancangan perda kabupaten/kota tentang APBD (APBK) yang telah disetujui bersama (eksekutif dan legislatif), dan rancangan peraturan bupati/walikota tentang penjabaran APBD sebelum ditetapkan oleh bupati/walikota paling lama tiga hari sudah disampaikan kepada gubernur untuk dievaluasi.

Setelah kabupaten/kota menyampaikan dokumen APBK-nya kepada gubernur, kata Nasir, gubernur wajib mengevaluasinya paling lama 15 hari. Ini tertuang dalam ayat 2) pasal yang sama. Kemudian, setelah gubernur menyatakan bahwa APBK yang disetujui sudah memenuhi aturan penyusunan APBD, maka barulah bupati/walikota bersama DPRK bisa mengesahkan, menetapkan, dan melaksanakannya. Perintah ini tertuang dalam ayat 3) pasal yang sama.

Sebaliknya, kata Nasir, jika dari hasil evaluasi gubernur, ada penyusunan atau penempatan anggaran yang tidak tepat, maka bupati harus memperbaikinya, paling lambat 7 hari setelah hasil koreksi dan evaluasi diterima. Begitu juga halnya jika ada pengalokasian anggaran yang tidak rasional, harus dirasionalkan kembali.

“Jika ini tidak dilakukan, gubernur bisa membatalkan APBK tersebut dan kembali pada pagu APBK tahun sebelumnya. Ini ditegaskan dalam ayat 4) dan 5) pasal yang sama. Selain itu, persentase anggaran belanja pembangunan untuk rakyat harusnya lebih besar dari belanja rutin pemerintahan, kecuali untuk daerah yang PAD-nya masih rendah,” imbuh Nasir.

Nasir menyebutkan, dari 12 kabupaten yang telah menyampaikan dokumen APBK nya ke Dinas PKKA, Kabupaten Aceh Tengah berada di urutan pertama menyampaikan dokumen APBK 2009 yakni pada, 23 Desember 2008 lalu.

“Ini membuktikan bahwa bupati bersama DPRK Aceh Tengah sangat komit dengan jadwal pembahasan APBK yang telah diatur secara nasional. Selain itu, prestasi wajar tanpa pengecualian (WTP) hasil pemeriksaan APBK 2007dari BPK, sudah pantas dan wajar mereka terima. Karena pemerintahnya selalu tertib dan disiplin, baik dalam menggunakan waktu maupun anggaran,” kata dia.

Setelah Aceh Tengah, sebut Nasir, di urutan kedua adalah Simeulue. Kabupaten ini sudah lebih baik dari kondisi tiga tahun sebelumnya. Tiga tahun lalu, kabupaten itu pernah mengesahkan APBK menjelang akhir tahun. Urutan selanjutnya adalah Aceh Singkil yang telah menyampaikan dokumen APBK nya pada, 30 Desember 2008.

Sedangkan tujuh kabupaten lagi, yaitu Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, dan Kota Lhokseumawe, menyerahkan dokumen APBK 2009 nya bulan Januari lalu. Sementara, Aceh Timur, baru kemarin diserahkan. Sedangkan Aceh Tenggara, menurut penjelasan dari DPRK setempat, mereka telah menyetujui APBK pekan ini, tapi hingga kemarin dokumen APBK yang telah disetujui, belum diantar ke provinsi untuk dievaluasi.

Kabid Pembinaan dan Evaluasi Anggaran Dinas PKKA, M Nasir Abdullah SE mengatakan, faktor penyebab kelambatan penyusunan dan pembahasan serta pengesahan APBK tersebut sangat beragam. Antara lain, mungkin saja sumber daya manusia di masing-masing satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) atau dinas/badan di kabupaten/kota yang ditugas untuk menyusun rencana kerja dan anggaran (RKA) masih lemah dan harus banyak belajar.

Kondisi ini, menurutnya, karena pengaruh seringnya terjadi mutasi pada eselon II, III, dan IV, serta minimnya kegiatan pengkaderan dan pelatihan penyusunan rencana kerja dan anggaran yang pernah dilakukan pemerintah kabupaten/kota untuk peningkatan SDM pegawainya.

Faktor lain, ungkap Nasir, kurang disiplin atau rendahnya komitmen Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten/Kota (TAPK) dengan Panitia Anggaran Dewannya untuk mempercepat pembahasan dan pengesahan RAPBK menjadi APBK, pada bulan Desember atau pada awal tahun anggaran.

Hasil evaluasi APBK yang telah diserahkan 12 kabupaten/kota kepada provinsi, ungkap Nasir, ada yang perlu dikoreksi sedikit, dan ada juga yang perlu dilakukan perombakan besar, karena salah penempatan anggaran, usulan anggarannya terlalu besar dan harus dirasionalkan.

Sumber : http://www.serambinews.com


Actions

Information

One response

24 02 2009
wardikr

Assalamu’alaikum.
BApk Gubernur NAD Irwandi Yusuf dan bapak-bapak yang berada di pemerintah NAD aceh darussalam.kami perwakilan warga aceh dan mahasiswa aceh tenggara, agar dana yang nantinya di serah kan ke kabupaten aceh tenggara itu benar-benar digunakan pada tempatnya, dari sakarang masalah beasr bagi warga masyarakat aceh tenggara adalah 1. Pembangunan nya sangat minim. 2. Kualitas pendidikannya sangat tidak bisa diandalkan.3. dana yang benar-benar untuk pendidikan itu tidak pernah tersalurkan kepada masyarakat.4. Pemda setempat untuk penerimaan cPNS selalu minta duit sama si penyalon.4. kalau sudah lulus mereka hampir 1 tahun penuh belum di tempatkan.5. setelah di tempatkan gaji mereka semenjak ditempatkan belum di gaji sampe bulan sekarang.6. Satp PP Sampe sekarang belum digaji. jadi kami mengaharapkan ke pada bapak Gubernur ACeh NAD Irwandi yusuf agar segera menagambil tindakan ini. ini namanya koropsi besar-besaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: