Pemko Subulussalam Harapkan Investor Bangun Pabrik Sawit

15 02 2009

Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) mengharapkan kehadiran pengusaha membangun minimal enam pabrik pengolahan kelapa sawit di daerah yang dimekarkan dari Kabupaten Aceh Singkil itu.

“Sesuai dengan luas areal perkebunan kelapa sawit yang ada, kami memprediksi minimal diperlukan enam unit pabrik penglolahan kelapa sawit untuk menampung produk komoditi  petani daerah ini,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Subulussalam Faisal di Banda Aceh, tadi siang.

Luas areal perkebunan sawit rakyat Subulussalam sekitar 31.000 hektare (ha) dengan produksi tandan buah segar  sebanyak 400 ribu ton pertahun. Kini hanya satu unit pabrik pengolahan kelapa sawit yang menampung hasil panen petani, sementara tandan buah segar yang tidak tertampung terpaksa diangkut ke luar daerah.

“Satu unit pabrik pengolahan keapa sawit tidak mungkin menampung produksi sawit masyarakat daerah ini karena kemampuannya  terbatas. Tidak tertutup kemungkinan terjadi ‘permainan’ harga apabila produksi sawit masyarakat lebih banyak. Ini yang dialami para petani Subulussalam,” katanya.

Kehadiran pengusaha untuk membangun pabrik pengolahan kelapa sawit tentu akan membawa dampak positif dan saling menguntungkan. Petani mudah memasarkan hasil sawit, sedangkan pengusaha bisa membantu rakyat dan pemerintah juga dapat memperbesar penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

Oleh karena itu, Pemko Subulussalam yang baru setahun lebih definitif mengundang investor untuk membangun pabrik tersebut termasuk pabrik minyak goreng sesuai dengan potensi yang terdapat di daerah berbatasan dengan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tersebut.

“Kami akan memfasilitasi pengusaha yang bersedia menanam modal di daerah ini. Kami berupaya memberi kemudahan bagi pengusaha yang berminat menanam modal di Subulussalam, seperti yang diberikan kepada pengusaha bidang akomodasi di daerah tersebut,” katanya.

Pemko akan memfasilitasi setiap pengusaha yang ingin membangun fasilitas di daerah ini termasuk pembangunan pabrik pengolahan klapa sawit dan pabrik minyak goreng.

Lahan untuk pembangunan fasilitas itu masih tersedia dan akan diprioritaskan manakala pengusaha serius berinvestasi.

Sumber : http://www.waspada.co.id


Actions

Information

One response

27 08 2009
aktifis subulussalam

seiring dengan d bangun nya pabrik subulussalam yang bertepatan d desa penggalan . brtambah pula lah kejahatan
dan pikiran kotoR bagi yang memilik”CV”
ksusus nya CV yang ada d samping hotel ABADI(yang skarang waLet)
mereka memalsukan espe dengan membuat bahwa sawit yang mereka terima dari luar kota subulussalam …. karna hrga sawit dari luar kota s.salam brbeda dgn sawit lokaL…
jadi semua sawit yang mereka terima memakai atas nama sawit dari LUAR KOTA S.SALAM…..

tolong d perhatikan
dan d tegur
jangan memandang investor saja>>>>>>.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: