Delapan Parpol Belum Serahkan Rekening Kampanye

18 02 2009

Sebanyak delapan partai politik (parpol) di Kota Subulussalam, hingga Selasa (17/2), belum menyerahkan rekening dana kampanye ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat.

Informasi yang diperoleh Serambi di Subulussalam kemarin, kedelapan partai dimaksud adalah PAN, Partai Demokrat, PKPI, Partai Kedaulatan, PKN, PKPB, PPPI, dan PDS. Parpol yang belum menyerahkan rekening dana awal kampanye telah ditegur oleh KIP Subulussalam melalui suratnya bernomor 270/015/2009 pada tanggal 20 Januari 2009 lalu. Namun, karena belum mendapat respon dari kedelapan parpol tersebut, KIP kembali melayangkan teguran kedua pada tanggal 17 Februari 2009 dengan nomor 270/038/2009.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Subulussalam Emir Hamdi SH kepada mengatakan, sebagaimana diatur dalam UU No.10 tahun 2008 Pasal 134 ayat 1, partai peserta pemilu harus melaporkan rekening dana kampanye selambat-lambatnya tujuh hari sebelum hari pertama jadwal pelaksanaan kampanye dalam bentuk rapat umum.

Sedangkan bagi partai yang belum menyerahkan laporan awal dana kampanye seperti tercantum dalam Pasal 138 ayat 1 UU No.10 tahun 2008, hingga batas waktu seperti disebut dalam Pasal 134 ayat 1 UU No. 10 tahun 2008, dinyatakan akan dikenai sanksi pembatalan sebagai peserta Pemilu 2009. “Kalau sampai batas waktu ditentukan belum juga diserahkan, parpol terkait bisa batal jadi peserta pemilu,” ujar Emir

Ditambahkan, meski dalam Pasal 134 ayat (2) UU tentang Pemilu dikatakan bahwa laporan dana kampanye itu diserahkan paling lambat 7 hari sebelum kampanye rapat umum dumulai (16 Maret), namun mengingat proses kampanye telah berjalan lama, sangat penting bagi parpol untuk bersegera melaporkannya. Untuk itu, dia mengimbau bagi partai yang belum menyerahkan pelaksana kampanye agar segera menyerahkannya.

Pada bagian lain, Emir Hamdi menjelaskan, pihaknya telah menemukan sedikitnya 120 kasus pelanggaran pemilu di Kota Subulussalam. Pelanggaran tersebut didominasi oleh pemasangan atribut kampanye. Dikatakan, pihaknya banyak menemukan pemasangan atribut parpol yang menyalahi aturan seperti pada fasilitas umum, sekolah, pesantren, dan fasilitas kesehatan.

Sumber : http://www.serambinews.com


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: