Pemko Subulussalam Perlu Tata Obyek Wisata Air Terjun

18 02 2009

Salah satu objek dan daya tarik wisata di Subulussalam air terjun di daerah Satuan Kawasan Pemukiman (SKP-C) yang tidak tertutup kemungkinan dapat menarik minat wisatawan domestik serta nusantara bila ditata dan ditangani secara profesional ke daerah itu.

Obyek wisata yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit dan salak pondoh milik transmigrasi setempat itu terlihat indah meski belum tertata rapi.

Obyek wisata yang berada sekitar delapan km dari pusat Kota itu ramai dikunjungi masyarakat setiap hari libur.

Subulussalam berada diperbatasan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dengan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kota ini baru definitif dan terpisah dari Kabupaten induk Aceh Singkil. Komoditi dominan daerah kelapa sawit, di samping pertanian.

Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam kini sedang giat membangun berbagai fasilitas publik, sehingga terlihat indah pusat kota “transit” yang berbatasan dengan Aceh Singkil,Aceh Selatan, Aceh Tenggara dan Provinsi Sumut itu dinilai strategis prospeknya ke depan.

Kota ini menjadi alternatif bagi warga masyarakat sejumlah kabupaten lain seperti Aceh Barat Daya (Abdya) dan Nagan Raya, terutama mereka yang bertolak ke Medan. Jadi, kota yang definitif bersama Pidie Jaya tersebut diharapkan cepat berkembang karena sering dilalui warga daerah lain.

Oleh karena itu, pembenahan berbagai infrastruktur publik termasuk obyek wisata air terjun perlu mendapat perhatian serius Pemko sebagai upaya memperbesar penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) untuk mempercepat program pembangunan.

Keindahan obyek wisata air terjun yang dihiasi tanaman kelapa sawit dan salak pondoh itu merupakan anugerah Allah SWT. Keindahan alam sekitarnya ini hendaknya ditata baik sehingga menjadi daerah tujuan wisata (DTW) bernilai ekonomi bagi Pemko Subulussalam.

Ramai pengunjung

Seorang pengunjung Fahrurrazi mengatakan, keindahan alam sekitar air terjun Kota Subulussalam yang sering dikunjungi masyarakat bersama keluarganya setiap hari libur seperti itu hendaknya dikembangkan menjadi obyek menarik bagi wisatawan domestik masa mendatang.

Lokasi air terjun yang berada di kawasan kampung SKPC Kecamatan Penanggalan, tidak begitu jauh dari pusat kota itu bisa dijadikan tempat rekreasi karena alam sekitarnya indah dikelilingi perkebunan kelapa sawit dan salah pondoh milik masyarakat setempat.

“Kami bersama keluarga datang untuk melihat keindahan alam air terjun dan anak-anak senang sekali ke sini. Hampir setiap hari libur kami bersama keluarga berkunjung ke lokasi yang tidak tertutup kemungkinan bisa menarik minat warga sekitar dan wisatawan nusantara,” katanya.

Selain dapat menikmati keindahan alam ciptaan Allah SWT berupa air bersih, sehingga anak-anak bisa mandi dan makan bersama, juga cocok sebagai tempat olaraga karena tersedia hampir 100 anak tangga yang harus dilalui setiap orang untuk mencapai lokasi tersebut.

“Hanya saja, anak tangga yang harus dilalui pengunjung riskan kecelakaan karena licin. Banyak anak terjatuh karena anak tangganya licin. Kami mengharapkan instansi terkait memberikan perhatian untuk menghindari kecelakaan. Anak saya jatuh di tangga itu,” katanya.

Lokasi air terjun di kawasan yang dikelilingi kebun kelapa mayoritas transmigran asal Jawa Timur (Jatim) itu merupakan satu-satunya obyek dan daya tarik wisata yang terdapat di Subulussalam. Pemerintah diharapkan mempromosikan objek tersebut, tambahnya.

Upaya penataan kembali obyek wisata air terjun ini penting sebagai salah satu usaha memperbesar PAD Pemko, selain melalui perkebunan kelapa sawit yang potensinya besar dan dapat menjadi sumber retribusi utama bagi pembangunan di daerah pemekaran tersebut.

Perlu promosi

Pemko Subulussalam perlu melakujkan promosi potensi ini sehingga informasinya diketahui masyarakat luar daerah itu. Promosi potensi wisata air terjun yang ramai dikunjungi setiap hari libur tersebut penting dilakukan Pemko agar diketahui wisatawan luar Subulussalam.

“Saya kira perlu gencar promosi obyek wisata ini sehingga masyarakat luar daerah ini mengetahui dan mengunjunginya di masa mendatang,” kata Nurhayati (35) yang ditemui saat berada di lokasi objek wisata tersebut bersama keluarganya sedang menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan.

Promosi obyek dan daya tarik wisata harus diikuti dengan pembenahan infrastrukturnya, termasuk sarana jalan menuju ke air terjun tersebut. Promosi dan penataan prasarana dan sarana itu harus berjalan dengan harapan sehingga potensi ini bisa menjadi aset Pemko.

Dilihat dari minat masyarakat berkunjung ke obyek wisata ini agaknya upaya pengembangan hingga menjadi sebuah tempat rekreasi representatif perlu diprogramkan, sehingga masyarakat yang ingin mendapat hiburan dekat dengan alam tidak harus keluar Kota Subulussalam.

“Andai lokasi air terjun ini ditata dengan baik dan menarik, termasuk memperbaiki anak tangga yang dalam beberapa waktu terakhir sering warga terjatuh karena licin, diprediksi pengunjungnya akan bertambah banyak setiap hari libur,” kata Samsuri yang mengaku sering ke lokasi tersebut.

Pembenahan suatu obyek untuk memperbesar PAD tidak keliru bila dilakukan Pemerintah bekerja sama dengan para pengusaha daerah. Kerja sama saling menguntungkan perlu dirintis, apalagi pembangunan yang dilakukan Pemerintah untuk kemajuan masyarakatnya.

Sudah waktunya berbagai infrastruksi dibenahi sebagai upaya memperbesar PAD bagi mempercepat pelaksanaan program pembangunan, termasuk sarana dan prasarana di objek wisata air terjun SKPC yang setiap hari libur dikunjungi masyarakat daerah ini.

Sumber : http://www.beritadaerah.com


Actions

Information

9 responses

16 05 2009
umar

foto air terjunnya mana,, sudah lima bvelas tahun yang lalu,, pasti sudah banyak perubahan ya,,

17 10 2009
andongmaha Sp

assalamualaikum……
bukan SKPC aja tempat wisata….. masih banyak yang lebih mempesona lagi tapi kurang diperhatikan soba aja di kawasan sultan daulat

21 11 2009
lintang

perhatiin donk jalan nya…………parah bgt klo mau hujan apa lg tuh daerah penuntungan……………….becekkk gk da ojek…

9 08 2010
mora

tolong ya pemerintahnya yang serius perati’in pariwisata yang ada di pemko subulussalam jangan setengah2 hati, masih banyak yang harus dibenahi tuhhh ………!!!!

14 10 2010
dcy cute

cayoooooooooooo subulussalam

16 01 2011
juhar fitriadi SE

marilah kita jadikan kota subulussalam menjadi kota terbaik dgn pembenahan insfratuktur disegala bidang dengan adanya kesadaran & kerjasama antara semua pihak agar tercapainya kota subulussalam menjadi salah satu kota percontohan bagi daerah lain dgn segala usaha & doa pemerintah & masyarakatnya dgn kesemuanya atas izin ALLAH SWT.

21 02 2011
andi hermansyah

sckp dan air terjun yang ada mohon di olah
agar lhb banyak pengunjung
apa lagi pada hari2 tertntu
yang pasti akan meningktan pndapatan masyarakat setempat

5 03 2011
andi hermansyah

kalau wisata iair terjun dapat di lestarikan dan dengan adanya promosi maka akan banyak pengunjung di hari-hari tertentu yang nanti nya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, seperti wisata yang ada di banda aceh, yang masyarakat sekitar dapat meningkat kan ekonomi dengan berjualan,
saya sebagai sangat senang dengan wisata iar terjun tersebut, saya mohon kepada pemko dan pemerinth sebulussalam agar dapt mengembangkan wisata tersebut.

31 05 2011
farida solin

air terjun tsb belum layak untuk di promosikan.karena masih ada yang lebih tinggi lagi dan indah,dalam standar obyek wisata nasional.tapi sayangnya belum dikembangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: