Rekomendasi Izin HGU Diperketat

20 03 2009

Walikota Subulussalam Merah Sakti, berjanji tidak akan mengeluarkan rekomendasi untuk izin Hak Guna Usaha (HGU) pada siapapun. Ia akan selektif terhadap perusahaan terutama yang tidak komit pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Pernyataan ini disampaikan pada wartawan menanggapi berbagai konflik lahan yang terjadi di sana selama ini. Ia prihatin terhadap korban kesewenangan perkebunan selaku pemilik modal. “Bayangkan, akibat HGU puluhan masyarakat tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada pilkada lalu karena dipenjara,” ujar Sakti.


Ia memperketat pengeluaran izin HGU perkebunan apabila hanya menjadi petaka bagi masyarakat. Komitmen mensejahterakan masyarakat melalui plasma mestinya dilakukan pada awal pembukaan bukan setelah puluhan tahun. “Kalau memang ada yang mau membuka HGU, maka kerjakan dulu kebun masyarakat kalau tidak jangan kemari,” katanya.

Begitupun meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, ia mengakui dapat dilakukan oleh pemerintah melalui program perkebunan. Pada APBK tahun 2009, pemerintah mengalokasikan sebesar Rp 30 M ke sektor perkebunan dan Rp 25 milyar pertanian. Pemerintah setempat memprioritaskan pembangunan yang menyentuh kepentingan dan hajat hidup orang banyak.

Sektor lain adalah pembangunan pabrik kelapa sawit untuk menampung hasil perkebunan masyarakat setempat. Selama ini harga kelapa sawit milik petani kerap ditekan akibat keterbatasan pabrik. Dalam waktu dekat, Pemko Subulussalam akan membangun pusat perbelanjaan yang bisa menampung masyarakat.

Selain itu Sakti mengakui besarnya peran pers dalam sebuah pembangunan. Ia minta insan pers di Subulussalam membantu pemerintah dalam berbagai hal. Jajarannya mulai dari sekda hingga yang paling bawah agar tidak alergi pada media serta tidak mempersulit wartawan dalam mengakses data yang merupakan hak publik. “Selaku pemimpin di daerah ini, selama itu merupakan fakta kami siap dikritik demi pembangunan,” tegasnya.

Mengenai pemberitaan, Sakti berjanji tidak akan mengintervensi selama sesuai fakta. Tidak ada gunanya menutup-nutupi masalah yang dapat menjadi bom waktu di belakang hari. “Kalau memang rakyat lapar beritakan atau ada masyarakat yang menderita silakan diekpos karena saya tidak suka dengan sikap Asal Bapak Suka (ABS),” pintanya.

Sumber : (Waspada Online)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: