Subulussalam Daerah Heterogen

23 04 2009

Belum mendapat satu kursipun partai lokal (parpol) dalam perhitungan suara sementara di Subulussalam, menurut pengamat politik NAD, Syaifuddin Bantansyam, karena Subulussalam merupakan daerah heterogen.

“Artinya di daerah itu etnis aceh tidak dominan, makanya begitu,” katanya kepada Waspada Online, malam ini.

Lain di Pidie, Biereun, kata Syaifuddin, merupakan daerah homogen, dimana masyarakat etnis aceh banyak berdomisili disana, sehingga parpok dapat unggul disana.

“Kalau di Pidie dan Biereun dominan etnis aceh, makanya parlok unggul disana,” katanya.

Karena tidak dominan, sebut Syaifuddin, punya pengaruh besar dan terjadi persaingan antara parlok dengan parnas (partai nasional). Bahkan parlok yang bernuansakan Islam dan dihuni kalangan ulama juga belum mampu meraih kursi di daerah itu.

Gejala tersebut, tambah Syaifuddin, bukan hanya terjadi di Aceh saja melainkan juga di Provisni-provinsi lain di Indonesia.

“Dimana daerah heterogen, tentu akan terjadi persaingan, sedangkan daerah homogen justru dikuasai lokalan,” ujarnya.

Sumber : (Waspada Online)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: