Wakil Walikota Subulussalam : Potong Tunjangan PNS Bolos

1 10 2009

Para pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemko Subulussalam yang bolos alias mangkir tanpa keterangan jelas terancam dipotong tunjangannya (TC). Sedangkan bagi CPNS ditunda pengangkatannya dan PTT akan diberhentikan. Penegasan itu disampaikan Wakil Walikota (Wawalko) Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE saat melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (28/9) kemarin ke sujumlah instansi.

Sidak yang dilakukan sekitar pukul 08.05 WIB kemarin untuk melihat para pegawai di daerah ini dalam melaksanakan tugas. Namun, dari pantauan yang dilakukan ke instansi-instansi tersebut, ternyata masih banyak PNS di daerah itu yang mangkir tanpa keterangan jelas. Misalnya, dari inspeksi yang dilakukan di Dinas Kesehatan dan Sosial, dari 60 pegawai di sana hanya tujuh orang yang hadir. Kondisi ini membuat Wawalko Affan Bintang marah seraya menegur keras kepala dinas terkait.

“Jangan main-main lah, kita sudah beri toleransi enam bulan tapi masih juga belum disiplin,” kata Affan. Hal serupa juga terjadi di Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Bahkan kepala dinas sempat terlambat datang beberapa menit. Menurut Affan, sudah beberapa kali sidak ke kantor tersebut namun tetap tak ada perubahan. Affan juga memerintahkan kadis dan kabid untuk memberikan arahan pada bawahan.

“Perlu saya ingatkan siapa pun yang mangkir dalam bertugas akan ditindak, yang PNS tunjangannya akan dipotong lima puluh persen. Tapi kepala dinas juga harus bisa memberi contoh, kalau kadis saja tidak disiplin bagaimana dengan staf,” ujar Affan. Affan mengatakan teguran tersebut merupakan peringatan keras dan bila diulangi, maka pejabat dan PNS yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas akan diberikan teguran secara administratif karena persoalan ini telah berlangsung berulang-ulang dan tidak bisa dibiarkan. Ditegaskan, kemalasan dan ketidakdisiplinan PNS maupun pejabat di lingkungan Pemko Subulussalam sudah tidak bisa ditoleril karena telah diingatkan sejak enam bulan yang lalu. “Terus terang saya kecewa,” katanya

Affan sempat marah ketika melakukan sidak di Kantor Syariat Islam karena ada pegawai yang sudah menandatangani absen pulang sejak pagi hari. Padahal berkas itu seharusnya diisi pada sore hari saat jam pulang kantor. Kejadian serupa Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, malah kepala dinasnya juga sempat terlambat masuk beberapa menit. Affan mengingatkan agar sang kadis dan kabid di kantor itu mampu memberi contoh kepada staf dan bawahan. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Wakil Walikota mengingatkan kepala dinas tidak boleh lembek alias loyo.

Affan pun merasa senang saat melihat keadaan pegawai di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD). Sebab jumlah kehadiran PNS-nya mencapai 100 persen termasuk para PTT. Disamping melihat kehadiran pegawainya melalui absensi, Affan juga berkesempatan memberikan arahan yang menekankan perlunya disiplin dalam meberikan pelayanan kepada masyarakat. Abdul Latief, Staf ahli Sekdakot yang termasuk dalam tim Sidak, memperikirakan ada 30 persen PNS yang tidak masuk alias mangkir.

Bagi pegawai yang bolos, Wawalko Affan menegaskan nantinya akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan disiplin pegawai. Affan yang berang menegaskan bahwa sanksi akan diberikan pada para pelanggar itu yakni pemotongan tunjangan (TC) bagi PNS, penundaan kenaikan SK PNS seratus persen bagi CPNS dan akan diberhentikan bagi PTT yang melakukan pelanggaran berulang-ulang.

Sumber : Serambinews


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: