Illegal Logging Masih Marak Di Subulussalam

2 11 2009

Tampaknya usaha pengolahan kayu terlarang (illegal logging) di sejumlah daerah di negeri ini masih juga belum bisa dihentikan sama sekali. Buktinya di kota Subulussalam, NAD Sabtu (31/10) dinihari lalu petugas kepolisian dari Polsek Penanggalan dibawah kepemimpinan Kapolsek AKP Iskandar SE berhasil mengamankan kurang lebih 4 ton kayu olahan (kozen/papan) yang terdiri dari berbagai jenis kayu.

Keterangan yang dikutip wartawan dari Kapolres Aceh Singkil-kota Subulussalam melalui Kapolsek Iskandar menyebutkan, penangkapan itu berawal dari ditemukannya beberapa becak bermotor (betor) yang tengah mengangkut beberapa lembaran kayu olahan di kawasan perbatasan kecamatan Simpang Kiri-Penanggalan.

Setelah dilakukan pengembangan ternyata dibelakang betor masih menyusul beberapa betor dan kenderaan roda empat yang mengangkut kayu yang sama yang tidak memiliki dokumen   berasal dari kecamatan Rundeng sekitar 20 km dari TKP.

“Ada sekitar lima betor dan dua mobil carry pick up yang kita amankan dan tak satupun memilki dokumen resmi” kata Kapolsek yang juga perwira penghubung (Pabung) Polres ini. Ditambahkannya, salah satu pengemudi carry sempat melarikan diri setelah mengetahui adanya petugas.

Ke lima betor dan dua mobil carry pick up beserta barang buktinya saat berita ini dinaikkan masih diamankan di Mapolsek Penanggalan, menunggu proses selanjutnya.

Pantauan Global, tertangkapnya kayu kayu itu diwilayah hukum polsek Penanggalan merupakan suatu kegagalan dari pihak dinas kehutanan setempat.

Karena selain masalah itu dibawah pengawasan lembaga ini, juga kayu kayu tersebut harus melintasi jalan yang dihuni pos kehutanan setempat, dan melalui wilayah hukum Polsek Simpang Kiri. Global belum berhasil mengkonfirmasi kepala dinas kehutanan setempat terkait lolosnya kayu kayu tersebut dari pantauan mereka.

Sumber : Harian Global


Actions

Information

One response

8 12 2009
si anak kampung

gagal,,,,,
gagal………………….

sudah cukuplah kekurangan dan kelemahan negeri ini.
sudah sepantasnya kita melakukan reformasi, restrukturisasi, revitalisasi, dan revolusi.

perubahan itu perlu, dan penting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: