Anak Pungut Korban Pencabulan

15 12 2009

Seorang bocah berusia sekitar 10 tahun yang dikenal sebagai anak pungut, sebut saja Kuntum terpaksa menanggung beban moral yang berat karena diduga telah dicabuli seorang kakek berinisial NT (65).


Keterangan yang dikutip wartawan  dari korban, peristiwa aib itu terjadi Selasa pagi (8/12) sekira pukul 9.00 wib. Menurutnya pagi itu ia seharusnya ikut bersama ibu angkatnya menyadap getah (karet)  di kebun.
Namun karena ayah angkatnya NT kurang sehat, korban disuruh tinggal bersama NT agar bisa membantu mengambil  keperluan NT. Tidak berselang lama setelah kepergian ibu angkatnya ke kebun, lalu NT meminta Kuntum mengurut tubuhnya.
Diduga NT tergiur dengan tubuh Kuntum yang tengah mekar sehingga tanpa fikir panjang, NT menggauli Kuntum. “Usai melakukan, ia mengancamku agar tidak mengatakan kepada siapapun, kalau kukatakan aku akan digorok,” aku Kuntum, polos.
Namun bocah yang hanya menikmati bangku sekolah dasar hingga kelas tiga ini dengan keluguannya tidak begitu terpengaruh dengan ancaman itu. Dengan meninggalkan sepucuk surat diatas pot bunga, diam-diam ia pergi menemui kakaknya lalu dengan polos menceritakan kejadian yang baru saja menimpanya.
Mendapat pengakuan seperti itu pihak famili korban lalu melaporkan peristiwa memalukan itu ke petugas WH di Subulussalam, selanjutnya menciduk NT dari kediamannya di desa Ciparepare Timur, kecamatan Sultan Daulat.

Sumber : Harian Global


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: