Perkara Pj Kadishubtelpar Nyabu: MA Tolak Kasasi Bicar Sinaga Cs

13 02 2010

Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Pj Kepala Dinas Perhubungan, Telematika dan Pariwisata Kota Subulussalam (Kadishubtelpar) Bicar Sinaga Cs terkait putusan vonis Pengadilan Negeri (PN) Singkil dan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh yang menjatuhkan hukuman tujuh bulan penjara dan denda Rp 2 juta dalam perkara pemakaian shabu-shabu pada 2007 lalu.  “Isi putusan kasasi MA menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi JPU dan para terdakwa H Bicar Sinaga, SH dan kawan-kawan. Putusannya nomor 1578.k/Pid.Sus/2008 tanggal 29 April 2009, tapi baru sampai ke PN Singkil tanggal 2 Februari kemarin. Untuk eksekusi merupakan kewenangan Jaksa, nanti setelah tujuh hari akan kita pertanyakan, karena seperti itu prosedurnya,” kata Panitra/Sekretaris Pengadilan Negeri Singkil Roslan SH saat dikonfirmasi, Jum’at (5/2) di Singkil Utara.

Kasipidum Kejaksaan Negeri Singkil Sapta Putra yang dihubungi, Sabtu (6/2) mengatakan, Kejaksaan telah menerima salinan putusan MA secara resmi dari PN Singkil, Kamis (4/2) lalu, saat ini putusannya sedang dipelajari untuk dilakukan eksekusi. Menurut Sapta, eksekusi terhadap Bicar Sinaga dan kawan-kawan atas putusan MA, akan dilakukan dalam pekan depan. “Salinan putusan telah diterima secara resmi dari Pengadilan Negeri Singkil hari Kamis, sedang dipelajari apakah terdakwa telah menerima atau belum. Dalam mingggu ini kita akan panggil untuk dilakukan eksekusi. Kalaupun ada upaya hukum lain yang dilakukan terdakwa tidak menghalangi eksekusi,” ujar Sapta. Bicar Sinaga, ketika masih menjabat Kadis Pariwisata Kabupaten Aceh Singkil dan sejumlah pejabat Aceh Singkil lainya, yakni, Badirsyah, anggota DPRD, Abdurahman Malao, Kasubdin Dispora, Ishaq Risakota staf Sekretariat DPRD, plus seorang wanita asal Medan, digerebek personel Polres Aceh Singkil, saat  pesta shabu-

shabu di rumah Ishaq Risakota, di Desa Blok IV, Kecamatan Gunung Meriah, Selasa 26 Juni 2007 pukul 20.30 WIB. Kasus itu membuat geger se-antero Singkil, karena di antara pelaku terdapat seorang anggota dewan dan kepala dinas. Atas perbuatannya, Bicar Sinaga dan kawan-kawan, divonis PN Singkil tujuh bulan penjara dan denda Rp 2 juta atau bila tidak mau membayar ditambah masa kurungan dua bulan. Tidak terima putusan tersebut terdakwa mengajuka banding ke Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Hasilnya terdakwa tetap divonis seperti putusan PN Singkil. Lantas Bicar Sinaga dan rekan-rekan mengajukan kasasi ke MA, hasilnya ditolak sesuai putusan MA nomor 1578.k/Pid.Sus/2008 tanggal 29 April 2009 yang diterima Pengadilan Negeri Singkil, Selasa (2/2) lalu.

Jadi kadis
Meskipun telah ditetapkan sebagai terdakwa dan proses hukum kasasi masih berjalan, namun Walikota Subulussalam Merah Sakti, kembali mengangkat  Bicar Sinaga menjadi Pj Kadis Perhubungan, Telematika dan Pariwisata (Hubtelpar) Rabu 14 Oktober 2009. Pengangkatan Bicar Sinaga, terjadi dalam mutasi jilid II pasca daerah ini memiliki walikota dan wakil walikota definitif. Sementara itu, terkait putusan MA yang menolak permohonan kasasi Bicar Sinaga Cs dalam kasus perkara pemakaian shabu-shabu, warga Subulussalam meminta Merah Sakti, Walikota Subulussaam memberhentikan pejabat bersangkutan dari posisinya saat ini. “Walikota harus mencopot pejabat bersangkutan, berdasarkan putusan penolakan kasasi MA maka, yang bersangkutan akan divonis sesuai putusan PN Singkil dan hasil banding ke PT Banda Aceh,” kata Zuliyadin, aktivis LSM di Subulussalam.

Sumber : Serambinews


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: