Puluhan Rumah Warga Terendam

13 02 2010

Hujan deras yang mengguyur Kota Subulussalam, Selasa (9/2) menyebabkan puluhan rumah terendam air luapan dari parit jalan. Bahkan akibat buruknya drainase di wilayah perkotaan membuat sejumlah ruas jalan di kawasan itu menjelma bagaikan sungai saat hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Rendaman air terlihat di Gang Kombih, Desa Subulussalam Utara. Tujuh unit rumah terendam air setinggi lutut. Drainase di sana tidak mampu menampung jumlah air yang cukup banyak sehingga meluap mengenangi sebahagian rumah warga. Pasalnya, di ujung drainase tersumbat oleh bangunan pagar milik salah satu sekolah di sana. “Tolong lah nasip kami ini diperhatikan, setiap hujan selalu kebanjiran, kami minta pemerintah membuat saluran pembuang air,” ujar Ny Ermita, seorang ibu rumah tangga yang rumahnya tergenang

Emi mengatakan, luapan air yang muncul secara mendadak dan membuat mereka tidak sempat berkemas menyelamatkan barang-barangnya. Sehingga tak sedikit barang yang terkena air termasuk beras. “Sebenarnya kalau pemerintah mau membangun saluran yang yang tembus ke Jalan T Nyak Adam Kamil ini tidak banjir lagi,” timpal warga lainnya, Dedek

Selain itu, beberapa wilayah di ibu kota Subulussalam juga dilanda banjir akibat luapan parit hingga mencapai lutut orang dewasa. Seperti perumahan warga di Jalan Malikussaleh. Di sana tak sedikit rumah penduduk yang terendam air khususnya sekitar MTsN Simpang Kiri dan rumah makan Riko. Kondisi serupa juga terjadi di perumahan warga Jalan Pertemuan persis di samping Kantor DPR Kota Subulussalam. Luapan air juga menggenangi badan jalan nasional persisnya pertigaan Simpang Runding.

Menurut warga sekitar mengatakan, air meluber hingga ke badan jalan. Permukaan banjir di jalanan mencapai sekitar 35-40 centimeter. Harusnya saluran mengalir lancar karena tersumbat pasir dan tanah, limpahan air meluap hingga ke badan jalan. Pasir maupun tanah yang menyumbat di parit merupakan sisa material pembangunan jalan yang tidak dibersihkan. Buruknya saluran drainase di wilayah perkotaan terlihat di sejumlah jalan lain. Misalnya yang terjadi di depan MTsN Simpang Kiri arah Jalan Cut Nyak Dhien.

Ironisnya, drainase yang berfungsi sebagai tempat penampungan air tidak berfungsi akibat tersumbat. Selain itu tak sedikit ruas jalan di pusat Kota Subulussalam yang belum dilengkapi drainase yang layak contohnya Jalan Pertemuan (wilayah Kantor DPRK),  Jalan Malikussaleh, Jalan T Nyak Adam Kamil, Jalan Pendidikan (MTsN). “Di jalanan, banjir mencapai separuh roda motor,” terang Dedek seraya meminta perhatian serius dari pemerintah setempat.

Sumber : Serambinews


Actions

Information

One response

1 03 2010
KEDEX

JANGAN CUMA PANDE MENYALAHKAN PEMKO…. MASYARAKAT JUGA JANGAN DIAM AJA..UDAH TAU PEKARANGAN KOTOR, DIDIEMIN AJA… LAGEE MANOK SAKET….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: