Subulussalam Kontrak Dokter Spesialis

7 03 2010

Guna meningkatkan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam mulai tahun 2010 mengontrak tiga dokter ahli (spesialis). Hal itu disampaikan Ketua Komisi D, yang membidangi kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakt, DPRK Kota Subulussalam H Ansari Idrus Sambo SH menjawab pertanyaan Serambi terkait persoalan kesehatan di daerah tersebut.

Ketiga dokter spesialis tersebut, menurut Ansari masing-masing ahli penyakit dalam, ahli kandungan dan anak. Ansari mengakui masih terbatasnya kemampuan petugas kesehatan di Kota Subulussalam. Bahkan daerah ini juga belum memiliki sebuah rumah sakit tipe C sehingga ketika masyarakat membutuhkan pelayanan medis terpaksa dirujuk ke Medan Sumatera Utara. Masalahnya, rumah sakit yang ada di Kota Subulussalam tidak dapat merujuk pasien langsung ke rumah sakit di Medan karena statusnya masih stingkat puskesmas. “Jadi harus dibawa dulu ke RSUD Singkil di Rimo baru bisa dirujuk ke Medan,” kata Ansari.

Kondisi ini, kata Ansari tak sedikit pasien yang meregang nyawa di perjalanan. Pasalnya, jarak antara Subulussalam ke Kabupaten Aceh Singkil membutuhkan tiga jam lebih perjalanan darat. Itu belum termasuk proses pengurusan administrasi. Karena Subulussalam memang belum memiliki dokter ahli. Sehingga pemerintah terus berupaya agar kebutuhan dokter ahli di Subulussalam terpenuhi secara dalam menangani penyakit yang diderita masyarakat. “Ya, kesehatan adalah kebutuhan penting bagi setiap orang. Maka, kita juga akan terus memenuhi kebutuhan tenaga medis agar pelayanan kesehatan lebih maksimal,” tandas Ansari seraya mengatakan belum lama ini seorang tetangganya meninggal di perjalanan pengurusan surat rujukan.

Karenanya, ke depan, Ansari yang didampingi Syarifuddin Padang sekretaris Komisi A, memastikan Puskesmas Penanggalan di Kota Subulussalam dapat langsung merujuk pasien ke rumah sakit Medan. Menyikapi masalah prosedur pengurusan administrasi di rumah sakit yang kerap dikeluhkan pasien, Ansari juga berharap agar dipermudah. Hal senada juga disampaikan Syarifuddin yang meminta adanya “dana parkir” di Puskesmas terkait sehingga bilamana ada pasien emergency membutuhkan ambulan tidak harus dimintai uang namun dapat langsung diangkut.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRK Subulussalam Karlinus meminta Pemerintah Kota Subulussalam agar meningkatkan standar pelayanan kesehatan rumah sakit di wilayah tersebut. Pasalnya, akses dari Kota Subulussalam menuju rumah sakit umum (RSU) Kabupaten Aceh Singkil di Rimo, Gunung Meriah dinilai amat jauh.”Kita minta agar Wali Kota dapat meningkatkan status rumah sakit Penanggalan biar pasien dapat ditangani secara maksimal karena selama ini banyak pasien meninggal di perjalanan,” kata Karlinus dalam pemberitaan harian ini pekan lalu.

Sumber : Serambinews


Actions

Information

2 responses

14 04 2010
Muahmmad Alfuraihani

tahu info ttg seleksi beasiswa Dokter/Dokter Gigi tamat SMA/SMK sederajat cabang Subulussalam g’ mas!
yg lokasi.x d Dinas Pendidikan.
klo tahu tlong di posting donk khabarnya.

11 05 2010
TEROPONG

YAKH..MACAM CARA UNTUK MENCARI UANG MASUK..DARI MARK UP PEMBEBASAN TANAH,KONTRAK MENGONTRAK .BANGUN MEMBANGUN..URUS SAJA MASSA KONSTITUEN MU..BAYAR KONTRIBUSI KE PARTAIMU..DARI GAJIMU JANGAN SPT KAWANMU SI S.P ITU..KERING ..MAKAN TAIK KAMBING PARTAINYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: