26 Persen Penduduk Kota Subulussalam Miskin

13 03 2011

Jumlah penduduk Kota Subulussalam yang hidup di bawah garis kemiskinan hingga kini mencapai 18.050 jiwa atau 26.80 persen dari total penduduk 69 ribu jiwa. Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Subulussalam, M Ridwan dalam sambutannya pada acara pembukaan Musyawarah Rencana Aksi perempuan (Musrena) tingkat kecamatan se-Kota Subulussalam, Sabtu (19/2) di Hotel Grand Mitra, Subulussalam.

Kendati masih terbilang tinggi, namun angka tersebut dipastikan mengalami penurunan sejak tiga tahun terkahir ini di mana pada tahun 2007 angka kemiskinan penduduk Kota Subulussalam mencapai 30,16 persen dan tahun 2008 sebanyak 28,99 persen. “Ada penurunan sekitar dua ribu jiwa, tapi dengan angka yang saat ini menjadi “PR” bagi kita bagaimana agar kemiskinan ditekan sekecil mungkin melalui program-program peningkatan ekonomi kerakyatan,” kata Ridwan.

Berkaca dengan kondisi tersebut, Kepala Bappeda mengatakan, melalui Musrena diharapkan menjadi wadah pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan perekonomian keluarga serta meminimalisir angka kemiskinan.

Selama ini diakui, minimnya peran perempuan di Kota Subulussalam dalam perencanaan pembangunan atau yang kerap disebut Musrenbang baik tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten. Bahkan, dalam kegiatan musrenbang keterlibatan perempuan masih di bawah 27 persen.

Lantaran itu, melalui Musrena yang baru pertama kali digelar di Subulussalam diharapkan dapat menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bermanfaat bagi kesejahteraan kaum perempuan khususnya dan masyarakat pada umumnya. Pasalnya, peran perempuan dalam masalah kemiskinan sangat erat kaitannya sehingga keterlibatan kaum hawa juga sangat dibutuhkan. Sebab itu, Ridwan mengingatkan para peserta agar tidak menganggap sepele kegiatan Musrena tersebut namun hendaknya lebih fokus agar dapat membuahkan hasil.

Di sisi lain, Ridwan menyampaikan, sebelum digelar Musrena tingkat kecamatan se Kota Subulussalam, pihaknya juga telah melaksanakan Musrena tingka desa se Kota Subulussalam pada Sabtu 15 Februari lalu. Dari seluruh desa yang berjumlah 74 dalam lima kecamatan dibagi menjadi 13 regional. Musrena tingkat desa tersebut turut melibatkan Kaukus Perempuan Kota Subulussalam (KPKS) salah satu LSM perempuan sebagai fasilitator.

 

Sumber : Serambinews


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: