Mahasiswa jangan Terlibat Gerakan Ekstrim

11 05 2011

Para mahasiswa asal Kota Subulussalam diingatkan agar tidak terlibat kedalam gerakan radikal atau ekstrim seperti gerakan Negara Islam Indonesia (NII) yang kini santer menjadi persoalan nasional. Perigatan tersebut disampaikan Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti dalam arahannya pada acara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Subulussalam, Senin (2/5) di Lapangan Beringin Subulussalam.

Dalam kesempatan itu, Merah Sakti juga menawarkan kepada generasi Subulussalam yang berminat melanjutkan pendidikan S2 ke Australia. Dalam hal ini, Pemko Subulussalam berjanji akan memberikan beasiswa terkait. Bagi yang berminat Sakti meminta segera berhubungan dengan Sekdako Subulussalam untuk dilanjutkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Aceh. Dikatakan, untuk mendapatkan beasiswa ke Australia, persyaratannya hanya mampu berbahasa inggris dan menandatangani kontrak dua tahun belajar di Australia.

“Jadi kalau ada warga yang bersedia, silakan hubungi Sekdako Subulussalam nanti akan kita teruskan ke Dinas Pendidikan Aceh,” kata Sakti. Selain itu, Sakti juga menyatakan komitmen pemerintah setempat terhadap dunia pendidikan melalui beasiswa bagi para mahasiswanya. Bagi mahasiswa, asal Subulussalam pemko setempat memberikan program beasiswa, mulai semester I dengan IP minimal tiga.

“Mahasiswa yang  IP-nya minimal tiga silakan mendaftar, kita akan berikan beasiswa,” lanjut Sakti seraya menambahkan pembangunan dua unit asrama mahasiswa Subulussalam di Medan dan Banda Aceh yang sudah ditempati 2010, pada 2012 dipastikan akan tuntas.

Sakti menyatakan dukungannya terkait program Polda Aceh tentang Polisi Sawe Sikula (PSS) sebagaimana pidato tertulis Kapolda Aceh Drs.Iskandar Hasan, SH MH  yang dibacakan Kabag Ops Polres Aceh Singkil AKP Siswoyo, SIK. Dalam sambutan tersebut, Kapolda menyampaikan implementasi kegiatan polisi seperti Pembina upacara ke sekolah-sekolah, ceramah tentang bahaya narkoba, pornografi, sosialisasi UU lalu lintas, safety riding dan kegiatan bermain khusus untuk anak Taman Kanak-Kanak.

Usai menyampaikan arahan, Wali Kota Sakti didampingi Ketua TP PKK Subulussalam Sartina berkesempatan menyerahkan uang pembinaan kepada dua siswa asal Subulussalam Thamrin dan Hidayatullah yang meraih juara III tingkat nasional 2009 dan 2010 cabang seni kriya di Jogjakarta dan Surabaya. Kedua siswa ini menurut Sakti merupakan generasi muda yang telah mengharumkan nama baik Kota Subulussalam. Keduanya juga diperkenalkan Wali Kota kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf saat berkunjung ke daerah ini, pekan lalu.

Sumber : Serambinews


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: