Wali Kota Subulussalam Copot Jabatan Abangnya

20 09 2011

Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti memberhentikan abangnya dari Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) melalui mutasi 91 pejabat eselon II, III, dan IV, Senin (19/9) kemarin di gedung serbaguna Setdako Subulussalam. Kasman yang merupakan abang sepupu wali kota digeser menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan. Sedangkan jabatan yang ditinggalkannya diisi H Bicar Sinaga.

Dalam mutasi kemarin, Wali Kota Merah Sakti juga menonjobkan empat pejabat eselon II masing-masing Dra Hj Rahmiati MM, kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak dan keluarga berencana, Suardinur Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Suraji, Kepala Dinas Pertanian dan Ridwan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Selain itu, dua kepala sekolah turut diberhentikan yakni Sahmuddin Padang dari Kepala SMA Negeri 1 Simpang Kiri dan Mahmud Berutu Kepala SMP Muhammadiyah Subulusalam.

Pejabat lain yang terkena Kepala Dinas Sosial Mahdi, S.Sos, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan drh Jalaluddin, Kepala Bagian Kepegawaian Ibnu Hajar, Kepala Bagian Humas dan Protokoler M Amrin Cibro, Kepala Bagian Kesejahteraan dan Sosial, Kepala Puskesmas Longkib Safwan Amin.

Sementara Camat Runding Masri SP dipromosikan sebagai Pj Kepala Dinas Pertanian Kota Subulussalam, Zulkifli STP dipromosikan menjadi kepala Bappeda, dr Asman menjadi PLH Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA), Mashuri sebagai Kabag Humas, T Hariadi Kabag Umum Setdako, Ir Fasial menjadi kepala Disnakkan, T Syamsunan menjadi Kadisbunhut, Gembira menjadi Kabag Kepegawaian dan Anharuddin sebagai Kadissos. Kemudian Antoni Berampu dan Musjoko Isneini Lembeng masing-masing menjadi Kepala SMAN Simpang Kiri dan SMP Muhammadiyah.

Wali Kota Subulussalam dalam sambutannya mengakui dalam mutasi tersebut banyak yang sakit hati bahkan membenci dirinya sebagai pimpinan. Hal itu terlihat banyaknya pejabat yang diberhentikan tidak hadir bahkan membuang senyum kepada wali kota maupun wakilnya. Wali kota pun tidak mempersoalkan bilamana ada yang sakit hati atau membencinya. dalam Dikatakan, mutasi yang digelar merupakan rentetan hasil evaluasi kinerja para pejabat yang dilakukan selama beberapa bulan terakhir.

“Ini merupakan ekses dari kinerja saudara selama dipercayakan memangku jabatan,” kata Wali Kota Sakti. Wali Kota Juga menyatakan pergeseran yang dilakukan tidak ada kepentingan namun berdasarkan kebutuhan organisasi. Sebagai contoh, kata Wali Kota Subulussalam, kepala BPM yang notobene sebagai abang sepupu saya termasuk abang kandung Sekdako Subulussalam Damhuri diberhentikan karena dinilai tidak mampu. Pun demikian dengan Masri SP yang baru sembilan bulan menjabat sebagai camat namun sudah dipromosikan menjadi kepala dinas. Padahal, kata Sakti, dirinya sama sekali tidak ada kepentingan pribadi dengan sang camat tapi karena berkinerja baik dipromosikan. Karena itu, para camat di sana dihimbau agar bekerja secara baik agar bisa dipromosikan menjadi pejabat lebih tinggi.

Sumber : Serambi Online / Aceh.TribunNews


Actions

Information

One response

22 09 2011
casriadey subulussalam

gue salut ma wali kota…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: